SOPPENG, DELIK.ID-SDN 9 Mallanroe telah mengambil langkah inovatif dengan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dalam projek ini, siswa kelas 1 terlibat dalam membuat karya seni menggunakan bahan tutup botol bekas dengan tema 'Gaya Hidup Berkelanjutan (Pengolahan Limbah Sampah)' untuk menciptakan hiasan dinding.
Melalui kegiatan kreatif ini, siswa tidak hanya belajar tentang seni dan kerajinan tangan, tetapi juga memperoleh pemahaman yang mendalam tentang pentingnya gaya hidup berkelanjutan dan pengolahan limbah sampah. Dengan memanfaatkan bahan daur ulang seperti tutup botol bekas, siswa diajak untuk berpikir kreatif dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Kepala Sekolah SDN 9 Mallanroe, Hj. Rosyanti, S.Pd.,mengatakan. Partisipasi siswa dalam projek ini juga bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dan karakter positif seperti kepedulian lingkungan, kreativitas, dan kerjasama.
"Melalui karya seni yang dihasilkan, siswa dapat mengekspresikan ide-ide mereka tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi sampah plastik."
Ia berharap agar guru, dan para pendidik di SDN 9 Mallanroe berperan penting dalam mendukung dan membimbing siswa selama pelaksanaan projek ini.
"Diharapkan bahwa melalui kegiatan kreatif seperti ini, siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang berharga dan mengembangkan sikap positif yang akan membawa manfaat baik bagi diri mereka sendiri maupun lingkungan sekitar."
